Road Trip With My Prince


Kebetulan gue dan suami memiliki hobi yang sama: jalan-jalan! Lebih spesifik lagi, jalan-jalan naik mobil alias road trip. Selain menyalurkan kecanduan suami akan menyetir (entah mengapa dia sangat suka menyetir, PP Jakarta-Surabaya non stop tidak dianggap hal yang memberatkan), kami sangat menikmati melihat pemandangan di berbagai daerah yang kami lewati. Selain itu, road trip juga sangat fleksibel; kalau cape tinggal berhenti, kalau lapar tinggal cari restoran yang kelihatannya enak.   

Setelah Nara lahir, banyak orang yang bilang bahwa hobi jalan-jalan harus dihentikan sementara, at least sampai Nara berumur 1 tahun karena sangat sulit jalan-jalan membawa bayi. Ternyata hal itu tidak terbukti, karena sampai sekarang Nara sudah pernah road trip ke Semarang, Jakarta, Bandung, dan Bali.     

Berdasarkan pengalaman, memang ada beberapa hal yang harus diperhatikan kalau pergi bersama bayi agar orang tua dan bayi sama-sama merasa nyaman.   

1. Gunakan car seat   

Hal ini sangat penting terutama karena alasan keamanan. Selain itu, berdasarkan pengalaman pribadi, kalau ditaruh di car seat Nara jadi lebih tenang saat tidur. Bahkan menurut sang oma, car seat memiliki pengaruh “mistis” bagi Nara karena setelah ditaruh di car seat dan mobil dijalankan, Nara akan langsung mengantuk dan tertidur :)   

2. Bawalah mainan yang menarik   

Tentunya perjalanan panjang di kendaraan yang kecil akan terasa agak membosankan bagi bayi. Untuk mensiasatinya, bawalah beberapa mainan favorit si kecil.   

3. Sediakan makanan dan camilan yang cukup   

Ini sangat penting bagi bayi yang sudah mulai makan. Memang mungkin agak repot membawa “peralatan perang” makanya menurut gue justru lebih mudah road trip bersama bayi yang masih ASIX, kalau bayinya haus tinggal buka warung ;)   

4. Pastikan kondisi kesehatan bayi   

Kalau sekiranya bayi berada dalam keadaan yang kurang fit untuk perjalanan jauh, lebih baik rencana tersebut diundur daripada beresiko bagi kesehatan bayi. Kita yang sudah dewasa saja merasa cukup lelah saat bepergian, apalagi bayi yang masih kecil.   

5. Siapkan rute perjalanan yang jelas, termasuk tempat perhentian atau penginapan   

Jika perjalanan cukup jauh dan dirasa terlalu melelahkan untuk ditempuh tanpa menginap, sebaiknya dari jauh hari kita sudah menentukan akan menginap di mana.   

6. Berhenti setiap beberapa jam sekali   

Hal ini bisa sekalian dilakukan saat kita ke toilet atau sholat, sementara bayi diganti diapersnya dan diajak keluar mobil sejenak atau direbahkan di kursi penumpang.   

Memang harus diakui, salah satu efek samping bepergian membawa bayi adalah bawaan yang cukup menggunung (stroller, koper sedang untuk keperluan bayi, peralatan MPASI, you name it!). Namun sekali lagi, itulah enaknya road trip: Tidak ada berat bagasi maksimal jadi jumlah barang yang bisa dibawa bergantung pada kapasitas bagasi saja J   

Enjoy your road trip!   

     

anteng di car seat

 

     

Tulisan ini sudah pernah dimuat di www.theurbanmama.com

One thought on “Road Trip With My Prince

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s