Tabungan Pertama Nara


Akhirnyaaaa setelah tertunda-tunda selama sekitar 2 tahun (!), Nara resmi punya rekening tabungan lengkap dengan kartu ATM🙂

Flashback dulu ke sekitar 2 tahun yang lalu…

Waktu itu gue, Imron, dan Nara seperti biasa lagi belanja mingguan di supermarket dekat rumah. Pas mau pulang, kita liat ada booth bank Permata dan mereka nawarin hadiah langsung untuk pembukaan rekening tabungan baru dan mereka nawarin kita untuk buka rekening buat Nara. Awalnya gue ga berminat tapi setelah dipikir-pikir, kayaknya bagus juga kalo Nara punya tabungan sendiri, jadi nanti dia bisa diajarin untuk megang uang dari kecil. Lagian gue inget, dulu waktu SD gue punya rekening tabungan sendiri walaupun entahlah uangnya buat apa, kayaknya sih buat bayar uang sekolah gue (soalnya ga pernah gue ambil untuk beli mainan atau keperluan pribadi gue). Akhirnya setuju deh, gue langsung ngasih persyaratan untuk buka rekening baru. Sebelumnya gue bilang ke sales officer di situ kalo gue ga mungkin bisa ngambil buku tabungan dan kartu ATM karena gue kerja, kalo dia ga bisa nganterin berarti gue ga jadi buka rekening. Dasar sales officer, dia janji dong kalo buku tabungan dan kartu ATM bisa dianterin. Manis sekali janjinya dan gue pun percaya.

Setelah beberapa hari, ada SMS untuk transfer sejumlah uang ke nomor rekening Nara, jumlahnya ga banyak asal cukup untuk saldo awal aja. Setelah gue transfer, gue nunggu lagi mana ini yang janjinya mau nganterin kok ga muncul-muncul? Akhirnya gue telfon ke customer service bank itu dan dijawab “ga mungkin buku tabungan dan kartu ATM kami antar, karena harus diambil oleh nasabah ke bank dan juga harus tanda tangan bla3 di bank”. Ih sebeeeelll rasanya mau ngomel tapi karena gue lupa nama sales officernya, gue ga bisa ngomel deh. Karena udah terlanjur bete dan emang belum bisa cuti, rekening tabungan itu pun terbengkalai begitu saja.

Sampai akhirnya gue inget lagi karena waktu itu uang gue lagi tiris dan mikir-mikir di mana lagi gue bisa ngorek uang tambahan hahaha… Baru deh gue inget si rekening Permata Bintang yang masih ada saldonya, dan dengan tekad bulat gue mau ambil cuti untuk ngurus rekening itu. Err sebetulnya urutannya agak terbalik, karena gue masih punya sisa cuti makanya gue ambil dan gue pake sekalian untuk ngurus-ngurus ke bank.

Jadi di suatu hari yang cerah, berangkatlah rombongan sirkus ke (beberapa) bank yang letaknya di sekitar rumah. Ini borongan namanya, cuti sehari tapi kita menclok di 3 bank yang berbeda.

Pas nyampe di bank Permata, kantornya sepiii banget cuma ada 1 nasabah selain gue. Langsung gue bilang kalo gue mau ngecek status rekening tabungan gue yang udah kelamaan ga diapa-apain, dan karena ga ada antrian gue bisa langsung ketemu customer service-nya. Oya, gue ga sengaja liat ada mainan di bank itu, gue tanya itu pajangan atau bisa dipake ternyata katanya silakan dipake aja. Tentunya gue ga ada niatan untuk naik kuda-kudaan plastik warna biru jadi gue balik ke mobil dan manggil anak-anak karena ada mainan. Langsung sumringah semuanya dan asik main sementara gue ngobrol-ngobrol ngurus rekening.

IMG_2935

IMG_2948

Setelah gue pikir-pikir, gue ga jadi nutup si rekening karena lagi eling dan balik ke rencana gue 2 tahun yang lalu: buka rekening khusus buat Nara supaya dia bisa belajar ngatur uang. Ketauan ya pas gue ke bank ini kayaknya baru beberapa hari setelah gajian soalnya hasrat nyari uang tambahan agak reda hahaha… Eh tapi sebetulnya gue ga inget sih tanggal berapa gue ke bank itu, so please don’t take my last sentence seriously🙂 Lanjut… setelah beberapa formulir dan tanda tangan, akhirnya rekening tabungan Nara pun lengkap! Ada bukunya, ada kartu ATM juga, dan sudah bisa digunakan. Huhuy! Karena memang khusus untuk anak-anak, buku tabungan dan kartu ATMnya dibuat khusus yang ada gambarnya (waktu itu pilihannya antara Cars atau Disney Princess) dan Nara (tentunya) milih yang gambar Cars.

Nara seneng banget dan selama perjalanan pulang (yang cuma 15 menit sih) dia mau megang buku tabungan dan kartu ATMnya sendiri. Atau mungkin juga dia takut uangnya dipake ibunya, aku tak tahu.

Sekarang permasalahannya, gue masih belum tau gimana cara yang tepat untuk ngajarin Nara tentang uang/nabung/bank. Anak ini udah salah kaprah tentang nabung karena setiap dia minta beli mainan gue jawab “mas Nara nabung dulu” dan ujung-ujungnya Imron tetep beliin Nara mainan *lirik sadis ke Imron, kenapa kalo gue yang minta tas baru ga dibeliin*, akhirnya Nara punya persepsi bahwa NABUNG = BELI MAINAN DI KIDZ  STATION CIPUTRA WORLD. Beneran ini!! Soalnya dia pernah bilang “bunda, mas Nara mau nabung dulu, ayo kita ke Ciputra World”. Semoga salah kaprah ini bisa segera diluruskan *raup muka sambil berdoa*

Ide yang gue punya nih, setiap bulan akan gue transfer sejumlah uang yang nantinya bisa dipake Nara untuk beli mainan (di waktu-waktu tertentu, misalnya pas ulang tahun/naik kelas/serelanya gue) dan dia cuma boleh pake uang yang ada di rekeningnya. Kalo uangnya abis, silakan manyun dan ga beli mainan. Ide yang lainnya… gue mau masukin uang salam tempel Lebaran di rekening ini, tapi masih belum yakin juga soalnya selama ini uang Lebaran langsung gue beliin RD buat sekolahnya nanti, bukan buat belanja mainan. Lagian selama ini banyakan nomboknya sih, soalnya keluarga gue dan Imron bukan keluarga yang royal untuk salam tempel, anak-anak mah jatahnya dikasih 20rb aja :D Jadi total selama Lebaran paling dapetnya ga jauh dari 100rb hehehe…

Kalo Nara udah lebih besar, gue mau nerapin cara yang dulu dipake bokap-nyokap ke gue. Uang untuk keperluan dia selama sebulan akan gue simpan di rekening ini (walaupun mungkin nanti dia udah bakalan minta ganti karena ga mau pake buku tabungan dan kartu ATM gambar Cars lagi) dan dia harus ngatur sendiri pemakaiannya, kalo ada lebihnya bisa dia simpen tapi kalo kurang ga boleh minta lagi kecuali untuk hal yang sifatnya urgent. Selain itu… gue belum tau harus gimana lagi. Saatnya baca buku lagi untuk nyari ide🙂

5 thoughts on “Tabungan Pertama Nara

  1. Ide : mungkin lo bisa upah Nara sebagai reward dia ngapain kek. Buang sampah lah. Nggak ngompol di celana. Baking bersama bunda. Bantuin Niska. Atau apapun lah wkwkww. Trus upahnya dimasukin ke tabungan. Jadi Nara baru bisa nabung di Ciputra World🙂 kalo uang di tabungan nya cukup.

    • Ide lo bagus tapiii.. Gue terlalu malas untuk bikin reward chart *emang ga niat* Makasih idenya akan ditampung dan gue suruh Imron yang ngerjain deh kalo gitu hahaha..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s