Nasi Bakar Salmon Jamur

Resep ini sebetulnya ngasal dan nyaris ga pake takaran, terinspirasi dari resep nasi bakar tuna (lupa linknya) dan arancini yang dibuat Meta. Gue kurang suka tekstur nasi bakar tuna karena terlalu kering tapi suka karena dibakar, gue suka tekstur arancini karena rada basah tapi sayangnya harus digoreng (kan ceritanya mengurangi gorengan sebanyak mungkin, yang digoreng-goreng jatahnya cemilan aja hihi). Akhirnya gue gabungin aja 2 resep itu, dan hasilnya nasi bakar versi gue yang dilahap habis sama Nara 🙂

Bahan:

  • nasi putih, untuk 2-3x makan
  • 2 sdm rolled oat (atau oat lain)
  • bawang merah & bawang putih, iris
  • 3 buah jamur champignon, iris
  • 100 gram salmon (atau ikan lain)
  • parutan timun
  • garam
  • merica
  • jahe, geprek
  • 1 lembar daun salam
  • 100 ml kaldu salmon
  • alufoil/daun pisang

Cara membuat:

  • rendam salmon dalam parutan timun selama sekitar 15 menit untuk menghilangkan amis, bilas dan tiriskan
  • didihkan salmon bersama jahe dan daun salam, kalo sudah mendidih kecilkan api dan masak selama 15 menit lagi hingga air berkurang, matikan api dan pisahkan salmon dari kaldu (jahe sama daun salamnya silakan dibuang ya)
  • tumis duo bawang hingga harum, masukkan jamur dan salmon yang sudah direbus dan dipotong kecil, beri garam dan merica, sisihkan
  • masukkan nasi putih dan rolled oat ke dalam panci, beri kaldu salmon dan masak hingga kaldunya meresap, matikan api
  • bentangkan alufoil/daun pisang, beri campuran nasi + oat dan salmon + jamur, gulung
  • nasi bisa disimpan di chiller selama 2 hari, kalo mau dimakan tinggal dipanasin di wajan dengan cara dibakar (tanpa minyak)