Homemade Vanilla Sugar

Napak tilas dikit ke masa lalu, waktu awal-awal belanja ke toko bahan kue (TBK) dan nyari vanilla extract gue cuma nemu vanilla bubuk, daripada ga punya vanilla ya udah gue angkut aja.

Beberapa bulan kemudian, gue liat pure vanilla extract tinggal 1 botol tapi ga jadi gue beli setelah tau harganya di atas 100rb untuk botol yang ukurannya ga besar. Naluri pengiritan gue mengalahkan naluri baker odong-odong, and just like that, pure vanilla extract itu gue taro lagi.

Nah sekitar 2 minggu yang lalu gue agak tertohok, soalnya baca-baca di internet katanya beberapa baker cuma mau pake pure vanilla extract dan ga mau pake vanilla yang lain (apalagi vanilla bubuk, palsu itu palsu!). Langsung gue telfon ke TBK langganan, katanya pure vanilla extract udah abis dan ga tau kapan ada lagi. Sebetulnya gue punya vanilla pod, tapi kan makenya agak ribet ga bisa tinggal tuang, apalagi harganya juga mahal (tetep ya harga menjadi masalah haha). Gue punya juga karena kebetulan dibeliin sama temen gue, katanya dia nemu yang murah makanya gue dibawain. Karena masih males make vanilla pod gue pun bertahan pake vanilla bubuk selama beberapa minggu.

Selama itu gue masih aja nelongso mikirin pure vanilla extract yang dulu batal gue beli. Terdengar lebay tapi ya beneran deh kepikiran hihi…

Sampai kemudian gue ga sengaja baca resep yang (lagi-lagi) nyuruh untuk pake pure vanilla extract, dan iseng scroll ke bagian comment. Di situ ada yang nanya, apa pure vanilla extract itu halal ya? Wah, gue beneran baru tau deh kalo pure vanilla extract itu haram. Maksud gue, apa sih haramnya vanilla? Karena penasaran, mulai deh gue gugel sana-sini, dan dapet jawabannya.

Ternyata vanilla itu halal, tapi proses pembuatan pure vanilla extract ngebuat benda itu jadi haram. Untuk proses ekstraksi vanilla, pelarut yang digunakan adalah alkohol. Coba aja gugel “homemade pure vanilla extract” ato “vanilla extract recipe”, di situ ada cara pembuatannya. Caranya gampang banget sih, tinggal ambil vanilla pod dan dicemplungin dalam vodka/brandy/cognac trus didiemin selama 6 bulan. Kalo prosesnya kayak gitu, berarti jelas haram ya karena nanti bahan yang kita pake kan alkoholnya. No wonder menurut definisi FDA, pure vanilla extract itu selalu mengandung minimal 35% alkohol.

Masih penasaran, gue gugel lagi ada ga sih pure vanilla extract yang halal? So far kayaknya masih blom ada, jadi semua pure vanilla extract itu haram. Kalo ada vanilla essence, biasanya itu halal karena pake vanilla sintetis dan ga melewati proses ekstraksi pake alkohol. Jadi pilihan yang halal bisa pake vanilla bubuk ato vanilla essence ato vanilla pod asli.

Gara-gara itu gue jadi mikir, gimana ya biar kue-kue yang gue buat tetep punya aroma vanilla “asli” tanpa gue repot-repot ngebukain vanilla pod? Iseng deh pengen bikin vanilla sugar supaya gula yang gue pake wangi 🙂

Caranya ternyata juga gampang banget. Bisa pake vanilla pod utuh ato vanilla pod bekas (isinya udah dipake masak, tinggal kulitnya), tinggal disesuaikan aja jumlahnya. Ada beberapa cara, tapi ini yang gue pake.

1. Ambil 1 batang vanilla pod, belah dan potong jadi 4 bagian. Kalo pake kulitnya berarti butuh lebih banyak, sekitar 3 ato 4.
2. Siapkan 1/2 – 1 kg gula pasir, masukkan dalam wadah kedap udara.
3. Masukkan vanilla pod yang telah dibelah ke dalam wadah tersebut, tutup lalu kocok sebentar.
4. Kocok secara berkala (gue kocok 1x/hari) agar aromanya merata, lakukan selama 2 minggu.
5. Vanilla sugar siap digunakan 🙂 Kalo persediaan gulanya mulai menipis tinggal ditambah sama gula baru dan dikocok lagi.

Gampang banget kan? Ga sabar nunggu sampe 2 minggu supaya bisa dipake baking 🙂

Sekarang gue bersyukur banget sifat irit gue mengalahkan sifat pengenan gue, gara-gara itu gue batal make produk haram.

BTW tulisan kali ini preambulenya banyak banget ya, padahal isinya mah cuma seiprit hihi…