Coffee Banana Choco Chip Muffin

Jumpa lagi di edisi resep yang masiiiiih aja tentang muffin *dapet cibiran dari Lei dan Eryka*.

Resep kali ini sebetulnya tercipta karena gue salah nginget resep aslinya. Biasa deh kepedean kirain karena udah beberapa kali bikin bakal nglotok di otak dan ga usah liat-liat catetan lagi, apa daya ingatanku mengkhianatiku jadi resepnya melenceng.

Rencana awal mau bikin banana choco chip muffin pake resep biasa tapi mau ditambahin kopi, paling itu aja perubahannya. Eh ternyata butternya kurang jadi harus gue tambahin minyak sayur. Trus gue salah nginget takaran tepungnya, pantesan adonannya kok lebih padat, tapi gue pikir ga masalah karena cuma selisih 1/4 cup.

Hasilnya ternyata masih tetep enak, bahkan menurut gue lebih enak daripada muffin yang biasanya. Pendapat ini dibantah oleh Imron dengan kalimat “ah yang biasa juga enak, ini karena kamu udah lama ga bikin banana muffin makanya kesannya ini jadi enak banget”. Batal deh gue memuji muffin ini habis-habisan.

Walopun demikian, gue tetep bakal muji muffin salah resep ini, tapi levelnya gue kurangin dikit hahaha… Muffin ini cukup fluffy, cukup padat, cukup moist tanpa bikin paper cup basah-basah karena minyak, dan yang gue suka bagian atasnya (yang di atas paper cup) rasanya somehow kayak soft cookie. Nah lho lupa deh gue sama janji untuk ga memuji habis-habisan ūüėÄ

Coffee Banana Choco Chip Muffin

Bahan:

  • 1 3/4 cup tepung terigu
  • 1 sdt baking powder
  • 1 sdt baking soda
  • 1/4 sdt garam
  • 1/4 cup butter, lelehkan
  • 1 sdm minyak sayur
  • 1 sdm kopi instan, dilarutkan dalam
  • 1 sdm air panas
  • 2/3 cup gula pasir
  • 1 sdt vanilla essence
  • 2 buah pisang ukuran sedang, haluskan
  • 1 butir telur
  • 1/2 cup choco chip
  • Cara membuat:

  • Panaskan oven
  • Dalam wadah sedang, campur tepung, baking soda, baking powder, dan garam
  • Dalam wadah kecil, campur gula, telur, butter leleh, minyak sayur, larutan kopi, vanilla, dan pisang
  • Tuang adonan basah ke adonan kering, lalu tambahkan choco chip, aduk
  • Tuang adonan ke loyang, kalo mau bisa ditaburi choco chip lagi
  • Masukkan ke dalam oven, panggang selama 15 menit (atau cek kematangannya dengan cake tester/tusuk gigi, bagian atas muffin agak keras, ga mblesek kalo disentuh)
  • Angkat lalu dinginkan sebentar dan muffin siap dimakan ūüôā
  • 20121014-072644.jpg

    Red Velvet Cupcake

    Memenuhi janji gue ke diri sendiri bahwa gue baru mo bikin red velvet cupcake setelah trendnya mereda, gue baruuu aja bikin setelah rainbow cake mulai hip. Kan ceritanya anti mainstream gitu haha.. Anti mainstream tapi penasaran mulu ūüėõ

    Sebelum mulai baking gue udah dapet bisikan dari my geek friend Lei, resep yang oke ada di DivasCanCook. Kalo gue baca bedanya ada di pemakaian kopi plus resep ini ga usah pake mixer, lebih gampang deh.

    Pertama bikin waktu ada nyokap dan adek gue, mereka bilang enak ūüôā Gue juga suka tapi menurut gue coklatnya masih bisa ditambah supaya lebih enak. Frostingnya hasil baca2 beberapa resep. Awalnya masih kurang fluffy, jadi gue tambahin susu dikiiit aja. Berhasil! Menurut gue percobaan kedua rasanya lebih enak dibanding hasil baking pertama.

    Red Velvet Cupcake with Cream Cheese Frosting

    Bahan red velvet:
    2 cup tepung serbaguna
    1 sdt baking soda
    1 sdt baking powder
    1 sdt garam
    3 sdm coklat bubuk
    1 1/3 cup gula pasir
    1 cup minyak
    2 butir telur
    1 cup buttermilk
    2 sdt pewarna merah
    2 butir telur
    1 sdt cuka
    1/2 cup kopi panas

    Cara membuat:
    – Panaskan oven.
    – Campurkan tepung, baking soda, baking powder, garam, dan coklat bubuk. Sisihkan.
    – Di wadah terpisah, aduk gula dan minyak. Masukkan telur, buttermilk, dan pewarna merah. Tuang kopi dan cuka.
    – Campurkan bahan basah dan bahan kering, aduk.
    – Tuang adonan ke dalam loyang hingga 3/4 penuh. Panggang selama 16-18 menit (tusuk dengan tusuk gigi atau cake tester untuk memastikan cupcake sudah matang).
    – Dinginkan lalu hiasi dengan frosting.

    Bahan frosting:
    1/2 cup (113 gr) cream cheese
    1/2 cup gula pasir – blender (ditakar dulu baru diblender)
    3 sdm (41 gr) butter
    1/2 sdm susu (cair)

    Cara membuat:
    Campur semua bahan, aduk dengan mixer kecepatan sedang hingga tercampur rata.

    Catatan/bahan yang dipake (sesuai isi dapur):
    – Pewarna: koepoe-koepoe merah cabe
    – Kopi: nescafe classic
    – Cuka: cuka apel heinz
    – Cream cheese: yummy neufchatel
    – Buttermilk: 1 sdm cuka (apel) + susu ( rendah lemak) hingga 1 cup
    – Kopi: 1/2 sdt kopi bubuk instan + 1/2 cup air panas

    20120612-002255.jpg

    Double Chocolate Oat Muffin

    Akhirnya… setelah¬†pencarian¬†yang cukup¬†lama (serius, gue¬†udah¬†nyoba¬†2-3 resep¬†selama¬†sekitar¬†6 bulan) untuk¬†resep¬†double chocolate muffin yang enak, pencarian¬†gue¬†bisa¬†dikatakan¬†berakhir¬†ūüôā Gue¬†ga yakin¬†sih¬†resep¬†ini¬†beneran¬†muffin atau¬†bukan, soalnya¬†biasanya¬†muffin yang gue¬†bikin¬†ga butuh¬†mixer tapi¬†resep¬†ini¬†ngebuat¬†gue¬†rela¬†ngeluarin¬†mixer jam 5 pagi. Saking¬†penasarannya¬†gue¬†jabanin¬†deh, abisnya¬†fotonya¬†keliatan¬†enak.

    Resep¬†asli¬†dari¬†King Arthur Flour tapi¬†gue¬†ambil¬†dari Barbara Bakes¬†yang ternyata¬†ngambil¬†dari Cinnamon Spice and Everything Nice. Agak¬†panjang¬†juga¬†perjalanan¬†si resep¬†hehe… Resep¬†yang gue¬†tulis¬†di bawah¬†udah¬†hasil¬†modifikasi¬†sedikit¬†menyesuaikan¬†dengan¬†selera¬†dan bahan¬†yang ada¬†di rumah.

    Double Chocolate Oat Muffin

    Hasil: 18 muffin (diameter 9.5 cm)

    Bahan:

    • 1/2 cup butter, suhu¬†ruang
    • 2/3 cup coklat¬†bubuk
    • 3/4 cup gula¬†pasir
    • 2 sdt baking powder
    • 1/2 sdt¬†garam
    • 1 sdt vanilla extract
    • 2 butir¬†telur
    • 3/4 cup susu
    • 1/3 cup yogurt plain
    • 1/4 sdt baking soda
    • 1 cup tepung¬†serba¬†guna
    • 1 cup oat halus¬†(dihaluskan¬†dulu¬†baru ditakar)
    • 1 1/2 cup dark choco chips

    Cara membuat:

    • Panaskan¬†oven lalu¬†siapkan¬†loyang.
    • Aduk¬†butter, coklat¬†bubuk, gula¬†pasir, baking powder, garam, vanilla, dan baking soda hingga¬†lembut.
    • Masukkan¬†telur¬†lalu¬†susu¬†dan yogurt. Aduk rata.
    • Masukkan¬†oat halus¬†dan tepung, aduk rata.
    • Matikan¬†mixer lalu¬†beri¬†choco¬†chips, aduk¬†menggunakan spatula.
    • Tuang¬†adonan¬†ke dalam¬†loyang¬†muffin, isi¬†penuuuh¬†supaya¬†bentuknya¬†bagus.
    • Panggang¬†selama¬†20-25 menit, cek¬†kematangan¬†dengan¬†tusuk¬†gigi/cake tester.
    • Angkat¬†lalu¬†dinginkan.

    Kalo dimakan anget, aduh rasanya enaaaak banget. Teksturnya lembut (makanya gue pikir ini agak kayak cupcake) dan choco chipsnya leleh sedikit. Dengan takaran gula kayak di atas rasanya ga terlalu manis tapi coklat banget, buat yang suka manis mungkin chipsnya bisa diganti pake milk choco chips atau gulanya ditambah 2 sdm.

    No-Knead Cinnamon Rolls – Dan Drama 2 Babak

    Setelah¬†berbulan-bulan¬†menolak¬†baking roti/pie/cookies apapun¬†yang butuh¬†“di-roll” dengan¬†alasan¬†“kitchen counter gue¬†keciiil” akhirnya¬†gue¬†sadar¬†kalo¬†itu¬†cuma¬†alasan. Walopun¬†kitchen counter gue¬†kecil¬†toh¬†masih¬†ada¬†meja¬†makan¬†yang bisa¬†dipake, ya kan? Dengan¬†kesadaran¬†itu¬†(apakah¬†dulu¬†gue¬†pingsan?) ditambah¬†keinginan¬†yang menggebu-gebu¬†untuk¬†makan¬†cemilan¬†manis¬†di awal¬†trimester ketiga¬†ini¬†(baru masuk¬†bulan¬†ke-6 sih) gue¬†pun akhirnya¬†membulatkan¬†tekad¬†untuk¬†bikin¬†cinnamon rolls. Ada syaratnya¬†dong, resepnya¬†harus¬†gampang¬†dan anti gagal.

    Gue pertama liat resep ini kalo ga salah dari blognya Ditut tapi masih belum tergerak untuk bikin dan akhirnya resepnya terlupakan. Minggu lalu gue browsing entah apaan, dan kok nemu resep dari blog aslinya, Steamy Kitchen. Setelah meneguk ludah pas ngeliat fotonya dan ngebayangin makan cinnamon rolls anget dari dapur sendiri, gue yakin harus nyoba resep ini. Kalo udah penasaran sama resepnya mendingan langsung scroll ke bawah, ini gue kebanyakan preambulenya.

    Karena¬†gue¬†memang¬†orang yang suka¬†mengubah-ngubah¬†rencana, gue¬†mulai¬†ngebuat¬†master dough malem-malem¬†pas lagi¬†iseng. Mata udah¬†rada¬†sepet¬†tapi¬†penasaran¬†sama adonan¬†roti yang katanya¬†enak¬†dan ga pake¬†diulenin, jadi¬†deh¬†gue¬†bikin¬†master dough jam 10 malam. Akibatnya¬†drama babak¬†pertama¬†dimulai¬†ūüôā Gue¬†bikin¬†master dough cuma¬†1/2 resep¬†tapi¬†garamnya¬†tetep¬†buat¬†1 resep, walhasil¬†roti gue¬†jadinya¬†asin¬†hahaha… Takaran¬†garam¬†untuk¬†1 resep¬†itu¬†1 1/2 sdm, gue¬†mikir¬†“oke, berarti¬†gue¬†butuh¬†3/4 sdm¬†dan itu¬†berarti¬†1/2 sdm¬†dikali¬†3”. Doeng. Ya itu¬†mah¬†jadinya¬†1 1/2 sdm dong.

    Dengan¬†harap-harap¬†cemas¬†besoknya¬†gue¬†ambil¬†sebagian¬†adonan¬†dan gue¬†bikin¬†jadi¬†roti sobek¬†coklat-keju. Yak benar¬†rotinya¬†asin¬†hihihi… Walopun¬†keasinan¬†gue¬†tetep¬†ngerasa¬†keren¬†karena¬†akhirnya¬†jadi¬†juga¬†bikin roti.

    Hari Sabtu¬†gue¬†udah¬†niat¬†untuk¬†bikin¬†cinnamon rolls, tapi¬†seperti¬†biasa¬†rencananya¬†kegeser¬†terus… Mau¬†bikin¬†Sabtu¬†pagi¬†tapi¬†males usaha¬†pagi-pagi¬†gitu, lagian¬†Imron¬†juga¬†udah¬†pergi¬†dan baru balik¬†siang. Akhirnya¬†gue¬†baru bikin¬†jam 4 sore¬†karena¬†kebetulan¬†hujan¬†lebat¬†dan gue¬†mikir¬†enak¬†banget¬†nih¬†makan¬†roti anget¬†pas hujan¬†begini.¬†

    Pas¬†lagi¬†bikin¬†fillingnya¬†eh Nara pup, gue¬†panggil¬†ART gue¬†untuk¬†nyebokin¬†lha¬†dia menolak¬†dengan¬†alasan¬†lagi¬†sakit¬†kepala¬†(biasa¬†tiap¬†wknd¬†sakit¬†kepala). Ya udah, terpaksa¬†berenti¬†bikin¬†filling karena¬†tugas¬†mulia¬†memanggil. Nah abis¬†ini¬†drama babak¬†kedua¬†dimulai… Gue¬†ga konsen¬†dan lupa¬†nambahin¬†kayu¬†manis¬†ke dalam¬†fillingnya! Apa¬†jadinya¬†cinnamon rolls tanpa¬†cinnamon? Gue¬†baru ngerasa¬†ada¬†yang aneh¬†setelah¬†adonannya¬†selesai¬†dicetak¬†dan siap¬†dipanggang. Gue¬†endus-endus, kok¬†kayak ada¬†yang kurang. Lha¬†bener¬†aja, gue¬†lupa¬†masukin¬†kayu¬†manis¬†:p Akhirnya¬†kayu¬†manisnya¬†gue¬†tuang¬†aja¬†di atas¬†roti (sebelum¬†dipanggang), lumayanlah¬†at least masih¬†ada¬†wangi-wanginya¬†dikit¬†hehehe…

    Resep asli dari Steamy Kitchen gue tulis di bawah. Untuk master dough gue cuma buat 1/2 resep (resep di bawah 1 resep) dan itu cukup untuk roti sobek dan cinnamon rolls. Beberapa takaran cinnamon rolls gue ubah sedikit karena adonan gue ga sebanyak yang dipake di resep asli (gue tulis di dalam kurung).

    Master Dough

    Bahan:

    1 3/4 cups air hangat
    1 1/2 sdm ragi instan
    1 1/2 sdm garam
    4 butir telur, kocok lepas
    1/2 cup madu
    1/2 cup unsalted butter, lelehkan
    7 cups tepung serba guna

    Dalam mangkuk besar (gue pake mangkuk mixer) campurkan telur, air, madu, butter, ragi, dan garam. Aduk menggunakan sendok kayu. Masukkan tepung, aduk rata. Tutupi mangkuk (jangan pake wadah kedap udara, gue cuma pake cling wrap) dan masukkan ke dalam kulkas. Makin lama disimpen, adonannya makin enak. Ini udah gue buktiin karena waktu bikin roti sobek adonannya cuma didiemin 1 malam dan hasilnya ga seenak cinnamon rolls yang adonannya didiemin 3 malam. BTW kalo adonannya didiemin di dalam kulkas dia ga akan teralu mengembang, tapi ini normal kok.

    Cinnamon Rolls

    Caramel Topping
    6 sdm unsalted butter, suhu ruang (4 sdm)
    1/2 sdt garam (1/8 sdt)
    1/2 cup brown sugar (1/3 cup gula palem)
    30 pecan halves (sliced almond, tanpa takaran)

    Filling
    4 sdm unsalted butter, suhu ruang
    1/4 cup gula pasir (2 sdm gula pasir + 2 sdm gula palem)
    1 sdt kayu manis bubuk (lupa! harusnya 1/2 sdt)
    1/4 sdt pala bubuk/parut (ga pake)
    1/2 cup chopped and toasted pecans (sliced almond, tanpa takaran)
    sejumput lada hitam bubuk

    Loyang¬†9‚Ä≥ bentuk persegi¬†atau¬†bulat¬†(loyang 9″ x 5″)

    Ambil adonan sejumlah yang diperlukan lalu bentuk menjadi bulatan. Karena semua sisa adonan gue pake untuk cinnamon roll, gue ngebentuk langsung di mangkuknya. Tangan dikasih tepung yang banyak (gue tambah berkali-kali) dan kalo perlu permukaan adonan juga dikasih tepung. Tutupi mangkuk dengan serbet lalu diamkan, sekarang kita bikin topping dan fillingnya dulu.

    Topping: campur semua bahan (kecuali almond) menggunakan mixer. Ratakan di dasar loyang, taburi dengan almond.

    Filling: campur semua bahan (kecuali almond) menggunakan mixer. Sisihkan.

    Sekarang¬†mulai¬†ngegiling¬†adonan… Taburi¬†permukaan¬†counter/meja¬†makan¬†dengan¬†tepung¬†lalu¬†ambil¬†adonan¬†yang sudah¬†didiamkan. Giling¬†hingga¬†ketebalan¬†3 mm (karena¬†gue¬†ga pake¬†rolling pin¬†yang ada¬†ukurannya, gue¬†kira-kira¬†aja¬†sampe¬†cukup¬†tipis). Olesi¬†dengan¬†filling lalu¬†taburi¬†sliced almond, sisakan¬†area sekitar¬†2 cm di sisi¬†terjauh¬†yang berguna¬†untuk¬†“ngelem” gulungan¬†adonan¬†(kalo¬†semua¬†adonan¬†diolesi¬†filling nanti¬†susah¬†nempelnya). Gulung¬†pelan-pelan.

    Taburi pisau dengan tepung (gue pake pisau biasa bukan pisau bergerigi tapi baik-baik aja kok) lalu potong gulungan adonan jadi 8 atau 9 bagian tergantung loyangnya (gue potong jadi 8). Atur di atas topping lalu tutup loyang dengan serbet, diamkan selama 1 jam (gue 45 menit).

    Panaskan oven selama sekitar 20 menit (pake api besar) lalu masukkan adonan (kecilkan api). Panggang selama 30 menit (lagi-lagi tergantung oven dan loyangnya, di buku katanya dipanggang selama 40 menit) atau hingga roti berwarna kecoklatan.

    Waktu roti masih anget, balik loyang dan taruh roti di atas piring saji. Jangan nunggu sampe dingin karena nanti karamelnya keburu mengeras dan susah dikeluarin dari loyang. Selamat menikmati!   

    Ai Em Bek – Dengan Resep Baru

    Hah aneh¬†deh¬†gue, lama ga nongol¬†ujug-ujug¬†hadir¬†mau¬†naro¬†resep¬†doang¬†ūüėÄ Ya udah¬†gue¬†cerita¬†basa-basi¬†dulu¬†nih…

    Sekarang¬†kehamilan¬†gue¬†udah¬†masuk¬†21 minggu¬†ūüôā Nafsu¬†makan¬†udah¬†membaik¬†(terlalu¬†baik¬†malah, kayaknya¬†tiap¬†liat¬†makanan¬†pengen¬†gue¬†masukin¬†mulut), udah¬†ga mual-mual¬†lagi¬†dan ternyata¬†tetep¬†doyan¬†tidur¬†haha… Oh ya, tampaknya¬†adeknya¬†Nara bakal¬†cowo. Hilang¬†sudah¬†harapan¬†gue¬†ngasih¬†nama¬†anak¬†Nareswari¬†tapi¬†tenang¬†aja, gue¬†pasti¬†akan¬†ngasih¬†nama¬†yang ga kalah¬†keren¬†(halah).

    Selain¬†itu¬†apa¬†ya… Nara makin bawel, cerewet¬†banget¬†dan doyan¬†nyanyi. Masih¬†tergila-gila¬†sama baby tv walopun¬†dia udah¬†bukan¬†baby lagi. Semakin¬†beo¬†dan sekarang¬†dia mulai¬†niruin¬†lagu/percakapan¬†di baby tv, jadilah¬†dia ngoceh¬†dengan¬†bahasa¬†Inggris¬†yang kurang¬†jelas¬†ūüėÄ Trus¬†dia juga¬†makin suka¬†baca¬†buku¬†(hore!) dan suka¬†minta¬†diceritain¬†sebelum¬†tidur. Masih¬†belum¬†sadar¬†kalo¬†dia mau¬†punya¬†adek¬†tapi¬†masih¬†tetep¬†terpesona¬†sama perut¬†gue¬†yang membesar. Bingung¬†kali¬†dia, ini¬†bunda¬†makan¬†apa¬†sih¬†kok¬†perutnya¬†besar¬†banget¬†ūüėõ Nara juga¬†lagi¬†seneng¬†banget¬†sama kancing¬†baju¬†dan piyama¬†batik murah¬†meriah, udah¬†beberapa¬†bulan¬†begitu¬†dan tampaknya¬†masih¬†belum¬†lewat¬†fasenya. Ah ngomongin¬†Nara jadi¬†kangen.

    Dan mari¬†kita¬†mengalihkan¬†perhatian¬†dari¬†kekangenan¬†terhadap¬†Nara ke… muffin yang baru gue¬†buat. Yaelah¬†muffin lagiii… Biarin¬†ah, abisnya¬†apa¬†lagi¬†yang bisa¬†gue¬†bikin¬†jam 5 pagi¬†dan udah¬†mateng¬†sebelum¬†jam 630? Kalo¬†wknd¬†sih¬†gue¬†pengen¬†bikin¬†yang lebih¬†ribet¬†dari¬†muffin (gaya) tapi¬†kasur¬†tampak¬†memanggil-manggil¬†hihi…

    Ini¬†muffin nemunya¬†ga sengaja, lupa¬†lagi¬†browsing apa¬†malah¬†klik¬†link sana-sini¬†dan nemu¬†oat chocolate streusel¬†muffin (bener¬†ga namanya). Pas ngeliat¬†langsung¬†deh¬†“tring” bagaikan¬†ada¬†bohlam¬†menyala¬†di kepala¬†gue¬†dan suara¬†hati¬†gue¬†berkata¬†“gue¬†belum¬†pernah¬†bikin¬†muffin yang pake¬†chocolate streusel”! Nah. Liat¬†bahan-bahannya¬†sih¬†bakal¬†enak¬†jadinya¬†dan langsung¬†gue¬†menjadwalkan¬†pengen¬†nyoba¬†tapi¬†sayang¬†seribu¬†sayang, tepung¬†gue¬†abiiisss!! Ih¬†sebel. Akhirnya¬†batal¬†bikin¬†dan sampe¬†kebawa¬†mimpi¬†lho¬†(lupa¬†apa¬†persisnya, tapi¬†intinya¬†gue¬†bete keabisan¬†tepung). Kemaren¬†siang¬†udah¬†beli¬†tepung¬†dan siap¬†mencoba¬†pagi¬†ini!

    Peringatan dulu nih, bahan-bahannya gue modifikasi sesuai dengan apa yang gue punya karena: 1. gue lagi ga punya choco chip, udah nyari di TBK tapi tinggal yang rasa aneh2 gitu; 2. gue ga pake buttermilk dan males aja meres lemon jam  5 pagi; 3. oatnya gue kurangin karena takut terlalu seret; dan 4. gulanya gue kurangin karena seperti biasa resep bule suka kemanisan buat gue. Here we go!

    Oat Chocolate Crispy Muffin with Chocolate Streusel (namanya panjang banget) diadaptasi dari Bake or Break

    Bahan muffin:

    • 1 1/4 cup tepung¬†serba¬†guna
    • 3/4 cup oat
    • 1/2 cup chocolate crispy
    • 1 sdt baking powder
    • 1/2 sdt baking soda
    • 1/2 sdt¬†garam
    • 1/2 cup susu
    • 2/3 cup gula¬†palem
    • 1/4 cup minyak¬†sayur
    • 1 butir¬†telur

    Bahan streusel:

    • 3 sdm¬†gula¬†pasir
    • 1/4 cup tepung¬†serba¬†guna
    • 2 sdm¬†coklat¬†bubuk
    • 2 sdm¬†butter, lelehkan

    Cara membuat:

    • Campur¬†tepung, oat, choco¬†crispy, baking powder, baking soda, dan garam.
    • Di wadah¬†lain campur¬†susu, gula¬†palem, minyak¬†sayur, dan telur. Masukkan¬†ke wadah¬†bahan¬†kering, aduk.
    • Untuk¬†streusel, campur¬†semua¬†bahan¬†jadi¬†satu. Sisihkan.
    • Tuang¬†adonan¬†muffin ke loyang¬†(jadi¬†12 buah) lalu¬†beri¬†streusel¬†di atasnya.
    • Panggang¬†selama¬†sekitar¬†20 menit.

    Dan ini¬†foto¬†asisten¬†gue¬†yang ganteng¬†dengan¬†salah¬†satu¬†piyama¬†batik andalan¬†ūüôā Posenya¬†rada¬†aneh, itu¬†dia lagi¬†nyomotin¬†choco¬†crispy yang gue¬†pake¬†jadi¬†properti¬†foto¬†hehehe…

    Gue¬†ngerasa¬†kok¬†foto¬†muffinnya¬†terlalu¬†coklat¬†ya, tapi¬†bingung¬†mau¬†naro¬†apa¬†supaya¬†ada¬†warna¬†lain. Kepikiran¬†pengen¬†ngasih¬†gelas¬†isi¬†susu, lha¬†kok¬†gelas¬†gue¬†yang bening¬†dan bagus¬†tak tampak¬†di laci¬†dapur. Mau¬†naro¬†susu¬†di mangkok¬†kok¬†kesannya¬†kayak ngasih¬†susu¬†buat¬†kucing¬†hihi… Akhirnya¬†coklat¬†lagi¬†coklat¬†lagi. It’s OK lah, lumayan¬†hasilnya¬†buat¬†foto-kilat-sebelum-ngantor¬†walopun¬†gue¬†bener-bener¬†harus¬†beli¬†tripod nih¬†soalnya¬†fotonya¬†banyak¬†yang goyang.

    Peanut Butter Choco Chip Muffin

    Dari kemaren¬†gue¬†kebayang-bayang¬†makan¬†muffin anget, maklum¬†idung¬†lagi¬†meler¬†badan¬†meriang¬†tapi¬†ga ada¬†cemilan¬†jadi¬†kayaknya¬†kalo¬†ada¬†makanan¬†anget¬†tuh¬†bakal¬†enaaaaak¬†banget. Anehnya¬†gue¬†malah¬†ga terlalu¬†pengen¬†makanan¬†yang berkuah, padahal¬†biasanya¬†itu¬†andalan¬†kalo¬†lagi¬†ga enak¬†badan¬†kan. Nah, kembali¬†ke muffin, gue¬†bingung¬†enaknya¬†bikin¬†muffin apa¬†ya. Ga punya¬†pisang, lagi¬†males makan¬†muffin coklat¬†(dan belum¬†nemu¬†resep¬†muffin coklat¬†yang enak), ga ada¬†cream cheese, semua¬†ga ada¬†kayaknya¬†hahaha… Abis¬†itu¬†gue¬†inget¬†masih¬†punya¬†peanut butter belum¬†dibuka¬†dari¬†dibeli¬†2 minggu¬†yang lalu, kayaknya¬†enak¬†nih¬†kalo¬†bikin¬†peanut butter muffin ditambahin¬†choco¬†chip. Nyam!!

    Seperti¬†biasa, gugel¬†is my best friend jadi¬†gue¬†langsung¬†deh¬†ubek-ubek¬†gugel¬†nyari¬†resep. Ketemu¬†resep di Baking Bites¬†tampaknya¬†menjanjikan, tapi¬†pas baca-baca¬†comment kok¬†campur¬†aduk¬†ya. Yang di bagian¬†atas¬†pada¬†bilang¬†enak¬†banget¬†eh¬†begitu¬†scroll ke bawah¬†katanya¬†ga ada¬†rasanya. Bingung¬†deh¬†gue. Akhirnya¬†demi¬†mengalahkan¬†rasa penasaran, gue¬†tetep¬†mau¬†bikin¬†tapi¬†setengah¬†resep¬†aja¬†daripada¬†terlanjur¬†bikin¬†banyak¬†terus¬†beneran¬†ga ada¬†rasanya¬†kan? Ternyata¬†rasanya¬†enak¬†kok, untung¬†gue¬†jadi¬†bikin¬†tadi¬†pagi¬†walopun¬†idung¬†masih¬†meler¬†dan badan¬†masih¬†agak¬†meriang. Bahan-bahan¬†yang gue¬†tulis¬†di bawah¬†cuma¬†untuk¬†setengah¬†resep¬†dan jadinya¬†cuma¬†10 muffin dengan¬†ukuran¬†ga terlalu¬†besar. Kalo¬†bikin¬†lagi¬†gue¬†mau¬†buat¬†langsung¬†1 resep¬†supaya¬†puas¬†makannya ūüôā

    Peanut Butter Choco Chip Muffin

    Bahan:

    • 1 cup + 2 sdm¬†tepung¬†serba¬†guna
    • 1 sdt baking powder
    • 1/4 sdt¬†garam
    • 1/3 cup brown sugar
    • 3 sdm¬†butter, lelehkan¬†dan dinginkan
    • 1/4 cup peanut butter (gue¬†pake yang chunky)
    • 1 butir¬†telur
    • 1/2 cup susu
    • 1/2 cup choco¬†chip (gue¬†pake dark)

    Cara membuat:

    • Panaskan¬†oven, siapkan¬†loyang muffin dan paper cup.
    • Campur¬†1 cup tepung¬†serba¬†guna, baking powder, garam, dan brown sugar.
    • Di mangkuk¬†kecil, campur¬†choco¬†chip dengan¬†2 sdm¬†tepung¬†yang tersisa. Sisihkan.
    • Dalam¬†wadah¬†terpisah, campurkan¬†butter leleh, peanut butter, telur, dan susu.
    • Tuang¬†bahan¬†basah¬†ke wadah¬†bahan¬†kering, aduk. Masukkan¬†choco¬†chip yang sudah¬†dicampur¬†dengan¬†tepung.
    • Tuang¬†adonan¬†ke dalam¬†loyang¬†muffin hingga¬†tiap¬†cetakan¬†terisi¬†penuh.
    • Panggang¬†selama¬†15 menit¬†atau¬†cek¬†kematangan¬†dengan¬†cake tester/tusuk¬†gigi. Angkat¬†dan dinginkan.

    Apa¬†rasanya? Yang jelas¬†enaaaakkk… Muffin ini¬†bukan¬†tipe¬†muffin manis¬†karena¬†peanut butter kan emang¬†ga manis¬†dan brown sugar yang dipake¬†cuma¬†sedikit. Manisnya¬†didapat¬†dari¬†choco¬†chip, kalo¬†ga mau¬†pake¬†dark bisa¬†juga¬†pake¬†milk choco¬†chip dan rasanya¬†ga akan¬†kemanisan. Karena¬†gue¬†pake¬†peanut butter yang chunky jadi¬†ada¬†krenyes-krenyes¬†dari¬†potongan¬†kacangnya, tambah¬†enak¬†sih¬†menurut¬†gue. Ga percaya¬†kalo¬†muffin ini¬†enak? Silakan¬†saksikan¬†foto¬†salah¬†satu¬†penghuni¬†rumah¬†yang lagi¬†sarapan¬†berikut¬†ini:

    Beberapa catatan dari gue:

    • Buat¬†yang pake¬†otang, kalo¬†manasin¬†otang¬†nyalain¬†api¬†kompornya¬†jangan¬†malu-malu. Nyalain¬†paling besar¬†selama¬†minimal 15 menit, begitu¬†adonannya¬†mau¬†dipanggang¬†baru dikecilin¬†sampe¬†paling kecil¬†atau¬†lebih¬†besar¬†dikit. Kalo¬†ovennya¬†kurang¬†panas¬†nanti¬†muffinnya¬†ga muncung¬†ke atas¬†malah¬†bleber¬†ke samping¬†dan bentuknya¬†kurang¬†oke.
    • Isi¬†cetakan¬†muffin sampe¬†penuh¬†supaya¬†atasnya¬†merekah¬†cantik. Ini¬†aja¬†menurut¬†gue¬†masih¬†kurang¬†penuh¬†karena¬†udah¬†terlanjur¬†naro¬†adonan¬†ke 10 cetakan¬†jadi¬†sisa¬†adonan¬†harus¬†dibagi¬†rata. Tapi¬†jadinya¬†tetep¬†bagus¬†sih¬†(ingat, memuji¬†hasil¬†masakan¬†sendiri¬†itu¬†tidak dosa haha).
    • Gue¬†ga ngerti¬†kenapa¬†di beberapa¬†resep¬†nulis¬†untuk¬†nyampur¬†choco¬†chip sama tepung¬†baru dicampur¬†ke adonan, ini¬†gue¬†iseng¬†aja¬†ngikutin¬†kayak gitu¬†tapi¬†kayaknya¬†ga ada¬†beda¬†yang signifikan¬†dibanding¬†langsung¬†nuang¬†choco¬†chip (tanpa¬†tepung) ke adonan.
    • Buat¬†Shinta¬†dan Sefa: kali¬†ini¬†bukan¬†hoax yaaaa ūüôā

    A Little Twist…

    … to the usual banana muffin, and it turned out great ūüôā Dapet banyaaak pujian dari yang makan (lebay, padahal cuma 3 orang yang muji hihi) dan emang lumayan banget ganti rasa dari banana choco chip muffin yang biasa gue buat. Resep banana choco chip muffin sih dapetnya dari Shinta, tapi setelah gugel sana gugel sini kayaknya resep banana muffin ini emang andalan sejagat raya deh. Ada di allrecipes dan ada juga di banyak blog.

    Bingung mau ngabisin cream cheese, gue iseng gugel “banana cream cheese muffin” eh ketemu resep ini. Setelah dipiki2-pikir males juga bikin banana muffin pake cream cheese tapi kok cinnamon crumb toppingnya sangat menggoda, ya udah bikin pake toppingnya aja kalo gitu. Resep gue modifikasi dikit di takaran gulanya supaya ga kemanisan dan vanilla extract (gue ga pake), sisanya sama. BTW resepnya Shinta juga persis begini¬†gini, tapi cuma adonan + choco chip aja (tanpa cream cheese atau topping).

    Banana Muffin with Cinnamon Crumb Topping (untuk 15 buah)

    Bahan muffin:

    • 1 1/2 cup tepung serba guna
    • 1 sdt baking soda
    • 1 sdt baking powder
    • 1/2 sdt garam
    • 3 buah pisang, hancurkan
    • 1/2 cup gula pasir
    • 1 butir telur
    • 1/3 cup butter, lelehkan

    Bahan topping:

    • 1/3 cup brown sugar
    • 1/4 cup tepung serba guna
    • 1/2 sdt kayu manis bubuk
    • 1 sdm butter, lelehkan

    Cara membuat:

    • panaskan oven
    • campur tepung, baking soda, baking powder, dan garam
    • di wadah terpisah campurkan pisang yang sudah dihancurkan, butter leleh, gula, dan telur
    • tuang adonan basah ke adonan kering, aduk hingga¬†menjadi lembab
    • tuang adonan ke dalam loyang muffin
    • untuk topping, campur semua bahan jadi satu hingga berbentuk butiran
    • taburkan topping di atas adonan muffin, panggang selama 20 menit

    PS: toppingnya bisa buat 2 resep muffin¬†tuh, dibikin setengahnya aja ya soalnya jadinya kebanyakan…